Risiko & Anggaran

Sensitivity Analysis BEP — Bagaimana Jika Asumsi Kita Salah?

Asumsi Dasar (Belum Diverifikasi)
Rp500 jt/bln/kopdes = BEP — angka ini menentukan seluruh cost-benefit deck ini. Sumbernya tidak jelas.
Skenario Omzet Omzet/bln/kopdes % Capai BEP 2029 NPL Exposure Celios Risk Verdict
Sangat Konservatif Rp150 jt <10% ~Rp223 T KRITIS Sistem kolaps total. BUMN dan APBD krisis bersamaan.
Konservatif Rp300 jt ~20–25% ~Rp186 T KRITIS Mendekati proyeksi Celios Rp85.96T (partial default).
Asumsi Resmi Rp500 jt ~40–50% ~Rp124 T SEDANG Skenario realistis deck ini. NPL tetap besar — bukan aman.
Optimis Rp800 jt ~70–75% ~Rp62 T RENDAH Butuh 7 unit aktif + internet + SDM terlatih. Syarat berat.
Geographic Reality — Rp500 jt/bln Aggregate Menyembunyikan Variance Ekstrem
Jawa Tengah / DIY
BEP realistis: Rp300–500 jt
Densitas penduduk tinggi, infrastruktur ada, internet tersedia. Pasar per kopdes besar.
Sumatera / Kalimantan
BEP realistis: Rp150–300 jt
Desa tersebar, jarak antar desa jauh, internet parsial. Logistik cost tinggi.
NTT / Maluku
BEP realistis: Rp50–150 jt
Pulau kecil, populasi desa <500 orang. Omzet biologis tidak mungkin capai Rp500jt.
Papua Pegunungan
BEP realistis: <Rp50 jt
Akses hanya via udara/sungai. No internet. Kopdes here = charity, bukan bisnis.
Implikasi: ~30.000 kopdes di wilayah 3T (Papua, NTT, Maluku, Kalimantan Pedalaman) secara struktural tidak akan pernah BEP di Rp500jt. Ini bukan kegagalan manajemen — ini ketidakmungkinan geografis.
Variabel yang Belum Divalidasi
  • Rp500 jt/bln — asumsi aggregate. Kopdes di Jawa ≠ Papua. Geography matters drastis.
  • 7 unit aktif bersamaan — tidak ada data kopdes yang sudah buktikan ini.
  • Cicilan Himbara — jika ~Rp3–5 jt/bln/kopdes, butuh omzet Rp15–25 jt hanya untuk cicilan. BEP jauh lebih tinggi.
  • Margin per unit — sembako margin tipis (~3–5%). Butuh volume sangat besar untuk cover fixed cost.
Apa yang Harus Diverifikasi Segera
  • Pilot data 1.061 kopdes operasional — omzet aktual bulan pertama berapa?
  • Segmentasi geografis — BEP threshold berbeda per pulau/provinsi.
  • Unit economics per unit usaha — mana yang kontribusi terbesar ke revenue?
  • Cicilan Himbara aktual — berapa Rp/bulan untuk kopdes rata-rata?
Jika asumsi Rp500 jt/bln meleset 40% saja (jadi Rp300 jt), NPL exposure naik dari Rp124T → Rp186T. Verifikasi asumsi ini dengan data 1.061 kopdes aktif adalah prioritas sebelum keputusan alokasi APBN 2027.